Memilih Jasa Jemputan Karyawan




Memilih jasa jemputan karyawan memang gampang-gampang sudah. Di satu sisi kita pastinya ingin mendapatkan layanan terbaik. Tapi di tengah banyaknya layanan jasa jemputan ini, kita tentunya ingin tidak salah pilih. Ya, pengennya kayak milih jodoh saja lah. Milih sekali untuk seterusnya. Kan tidak ada yang ingin memilih lalu  gagal dan kecewa. Bhaa..
Nah, saya ingin berbagi pandangan dengan Anda dalam memilih jasa jemputan karyawan yang tepat. Prinsipnya, coba dulu, bayar nanti. Kalau bisa mah minta gratis antar 3 hari buat percobaan. Kalau tidak bisa, ya cari yang bisa. Kan layanan seperti ini jumlahnya banyak. Dia kan juga butuh pelanggan, nggak masalah kan kalau kita agak sedikit jual mahal. Agar Anda lebih yakin dengan pilihan Anda dan tidak ragu-ragu lagi.


Pilih yang Seperti Ini

Pertama, pilih jasa jemputan karyawan yang memiliki armada nyaman. Mengingat kemungkinan perjalanan yang agak lama, antara 30 – 60 menit biasanya, armada adalah sesuatu yang vital. Kan tidak lucu sudah kita  bayar, tapi  selama perjalanan kita  tersiksa. Kenyamanan ini tentu saja dapat berupa adanya AC yang bikin kita tidak kegerahan.
Atau bisa juga disediakan cemilan ringan. Tidak perlu mahal. Permen wangi penyegar mulut atau kwaci juga tidak masalah. Yang penting kan penyedia layanan jasa jemputan karyawan itu terlihat peduli dengan kita. Apalagi kalau ditambah alunan musik yang meditatif dan menenangkan. Daripada sepanjang jalan diam-diaman, sudah kayak di kuburan, ya nggak?
Kedua, pilih jasa jemputan yang tepat waktu. Anda kan pasti tidak ingin panik diburu-buru. jadinya si driver juga mengendarai mobilnya ugal-ugalan, bikin jantungan. Belum kalau ternyata telat juga sampai kantor dan diomeli atasan. Minum kopi juga jadi kayak kuah asinan. Asem banget dah. Dan kalau keseringan bisa kena surat teguran dan pinalti. Semua gara-gara si jasa jemputan karyawan jahanam itu!
Ketiga, pilih yang drivernya kalem, santai, dan enjoy. Jangan sampai deh, dapat driver yang grasa-grusu, panikan, sudah begitu cerewet lagi, dan tidak mau terima komplain. Pokoknya kalau nemu driver yang seperti itu, langsung kontak customer service-nya dan minta ganti. Kalau tidak diganti juga, pindah jasa jemputan karyawan.
Kok segitunya? Lha memang begitu, harusnya jasa jemputan karyawan tersebut mengutamakan pelanggan. Lagipula ini bukan masalah kenyamanan semata. Tipe driver seperti berpotensi untuk ugal-ugalan, tidak mengutamakan safety, dan menimbulkan situasi dilematik. Pokoknya bakal banyak masalah deh. Kalau saya sih ogah dah disuruh bertahan jalan bareng dengan driver kayak gitu.




Berani Negosiasi

Makanya  di awal artikel saya sampaikan, lebih baik untuk  kita meminta free trial beberapa hari. Agar semakin yakin. Dan saya rasa penyedia jasa jemputan karyawan tersebut juga tidak akan rugi. Apalagi kalau kita berani menjanjikan, bahwa kalau kita yakin, kita berani kontrak 3 bulan sekaligus. Win-win solution lah.
Dan banyak juga sebenarnya jasa jemputan karyawan yang bersedia dengan tawaran tersebut. Kan dia juga butuh hidup. Dan dengan mempertahankan layanan dan nama baiknya, dia juga sedang menasbihkan diri sebagai  layanan jasa jemputan yang terbaik dan terunggul di areanya. Dengan nama baik tersebut, otomatis pelanggan bakal tambah ramai kan?  Dan usahanya pun semakin pastinya akan semakin maju.
Jadi, pilih-pilihlah dalam memilih jasa jemputan karyawan yang baik. Lha wong milih baju di pasar ajah lama, masa milih jodoh yang bakal bersama begitu  lama malah terburu-buru, ya nggak?


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Memilih Jasa Jemputan Karyawan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel